28 December 2022

Atlet Tinju Pasangkayu Peraih Medali di Porprov Layak Diberi Bonus Setimpal


PASANGKAYU - Pemerintah Kabupaten Pasangkayu, melalui bupati dan anggota DPRD Pasangkayu, dituntut memberikan bonus dan penghargaan setimpal atas prestasi yang sudah ditorehkan atlet tinju Pasangkayu.

Baru-baru ini, atlet tinju lokal Pasangkayu sukses mewujudkan mimpi daerah berprestasi di Porprov Sulbar.

Total 10 medali, yakni empat emas, empat perak dan dua perunggu diboyong atlet tinju Pasangkayu.

Capaian prestasi anak tinju lokal ini, sungguh luar biasa, jika dilihat upaya dan fasilitas persiapan diberikan Pemda sebelumnya.

Tampil berdarah-darah di di Kota Mamuju, tempat berlangsungnya Porprov, nama Pasangkayu terkenal seketika.

Pasangkayu disebut peraih juara umum medali terbaik, khusus cabang olahraga tinju.

Saat silaturahmi ke sekretariat Ikatan Jurnalis Pasangkayu (IJP), di Jalan Sultan Hasanuddin, Kelurahan Pasangkayu, Sabtu (28/7/2022), atlet tinju mengharapkan perhatian lebih dari pemerintah.

Sebab, setelah Porprov di Mamuju, Pasangkayu berpotensi besar membela Sulbar di ajang Pra Kualifikasi Pekan Olahraga Nasional tahun ini.

Hal ini, juga membuat Kepala Pelatih Tinju Pasangkayu M Arif Bahtiar, mengharapkan dukungan penuh dari Pemda dan DPRD untuk menghadapi program latihan selanjutnya.

 

Diakuinya, selama persiapan Porprov lalu ia dan atlet lainnya, benar-benar kehabisan secara pendanaan finansial.

"Jujur, kami sudah kehabisan, empat emas, empat perak dan dua perunggu. Itulah yang bisa kami berikan ke daerah dari Porprov," ucapnya.

Dikatakan, selama persiapan memang dilakukan secara mandiri. Hal itu, juga disadari karena minimnya penganggaran oleh pemerintah.

Disampaikan, persiapan mandiri atlet tinju Pasangkayu, dilakukan hanya waktu singkat, yakni selama 3 Minggu latihan.

Dijelaskan, selama latihan persiapan itu, tidak ada tempat latihan khusus yakni dengan cara berpindah-pindah


"Kami, tidak ada tempat latihan atau sasan khusus. Kami biasa di perumahan Pemda, biasa di SMP 4, biasa di anjungan atau di Tribun lapangan merdeka. Dan kalau malam kami di lapangan tennis kantor dinas Pendidikan," urai Arif menceritakan perjuangan bersama atlet binaanya.

Lebih jauh dijelaskan, program latihan dilakukan, yakn empat kali sehari.

"Jadi kita, latihan itu. Mulai dari setelah salat subuh sampai jam 8 pagi," ucapnya

"Kemudian, jam 12 hingga jam 2. Lanjut lagi jam 4 sampai setengah 6. Dan terakhi habis isya sampai jam 9 malam," paparnya menjelaskan.

 

Penulis adalah pecinta olahraga Pasangkayu : Egi Sugianto


Nama Atlet, Pelatih dan Official Tinju Pasangkayu Meraih Prestasi di Porprov Sulbar 2022


PASANGKAYU - Rombongan Cabang Olahraga (Cobor) Tinju Kabupaten Pasangkayu, silaturahmi dengan wartawan lokal, Rabu sore (28-12-2022).

Bertempat di sekretariat Ikatan Jurnalis Pasangkayu (IJP), Jalan Sultan Hasanuddin Kelurahan Pasangkayu, atlet tinju menyampaikan prestasi didapat dari arena Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) tahun ini.

Seperti diketahui cabor tinju Pasangkayu, mendulang medali emas terbanyak pada event empat tahunan itu, khususnya di Cabor tinju.

Total ada empat medali emas, empat medali perak dan dua perunggu didapat anak asuh M Arif Bahtiar ini.

Dengan prestasi itu, petinju Pasangkayu mencatatkan sejarah baru, peraih juara umum Porprov untuk cabor tinju.

Berikut daftar atlet tinju Pasangkayu tampil di Porprov Sulbar ke-IV 2022.

 



1. Rohandi Junsap Marulu : Kelas 75 kg - Pendidikan terkahir (tidak sekolah).

2. Irmayanti : Kelas 57 kg putri - Pelajar (SMAN 2 Pasangkayu).

3. Muh Fadil : Kelas 51 kg - Pelajar (SMAN 1 Pasangkayu).

4. Muh Fahmi : Kelas 48 kg -  Pelajar (SMAN 1 Pasangkayu).

5. Ansyari Ma,Rif : Kelas 60 kg - pendidikan terakhir tingkat SMP.

6. Ilham : Kelas 54 kg - Pelajar (SMA 1 Pasangkayu)

7. Arya Dika : Kelas 46 kg - Pelajar  (SMAN 1 Pasangkayu).

8. Zahra Dian Ramadani : Kelas 48 putri - Pelajar (MTs Negeri 1 Pasangkayu).

9. Rahmat S : Kelas 57 kg - Pelajar (SMAN 1 Pasangkayu).

10. Agung Pratama : Kelas 64 - Pelajar (SMAN 1 Pasangkayu).

 

Kepala Pelatih Tinju Pasangkayu : M Arif Bahtiar

Asisten Pelatih : M Basir

Official : Arif K Efendi

 

Daftar peraih medali Porprov Sulbar ke-IV Kota Mamuju 2022.

 

- EMAS -

1. Rohandi Junsap Marulu : Kelas 75 kg

2. Muh Fahmi : Kelas 48 kg

3. Arya Dika : Kelas 46 kg

4. Irmayanti : Kelas 57 kg putri

 

- PERAK -

 

1. Muh Fadil : Kelas 51 kg

2. Rahmat S : Kelas 57 kg

3. Agung Pratama : Kelas 64

4. Zahra Dian Ramadani

 

-PERUNGGU-

1. Ansyari Ma,Rif : Kelas 60 kg

2. Ilham : Kelas 54 kg

 

Penulis adalah pecinta olahraga di Kabupaten Pasangkayu : Egi Sugianto

Sabet Empat Emas di Porprov Sulbar, Persiapan Petinju Pasangkayu Hanya 3 Minggu Latihan


PASANGKAYU - Rombongan Cabang Olahraga (Cobor) Tinju Kabupaten Pasangkayu, silaturahmi dengan wartawan lokal, Rabu sore (28-12-2022).

Bertempat di sekretariat Ikatan Jurnalis Pasangkayu (IJP), Jalan Sultan Hasanuddin Kelurahan Pasangkayu, atlet tinju menyampaikan prestasi didapat dari arena Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) tahun ini.

Seperti diketahui cabor tinju Pasangkayu, mendulang medali emas terbanyak pada event empat tahunan itu, khususnya di Cabor tinju.

Total ada empat medali emas, empat medali perak dan dua perunggu didapat anak asuh M Arif Bahtiar ini.

Dengan prestasi itu, petinju Pasangkayu mencatatkan sejarah baru, peraih juara umum Porprov untuk cabor tinju.



Sebelumnya, anak-anak Pasangkayu, termasuk cabor tinju diragukan meraih prestasi. Pasalnya, atlet lokal tidak mendapat fasilitas latihan yang baik seperti daerah-daerah kala mempersiapakan duru menuju panggung Porprov.

Pelatih Tinju Pasangkayu M Arif Bahtiar, menuturkan 10 atlet terbaik tinju Pasangkayu yang dibinanya semua berhasil menyumbang medali dari ajang bergengsi itu.

Diakuinya, pertarungan membela nama daerah, menjadi penyemangat tersendiri.

"Kami, dengan 10 atlet, semua menyumbang medali, semula target kami adalah enam medali emas, dan kita hanya bisa dapat empat," ucapnya di hadapan para wartawan.

Disampaikan, persiapan mandiri atlet tinju Pasangkayu, dilakukan hanya waktu singkat, yakni selama 3 Minggu latihan.

Dijelaskan, selama latihan persiapan, tidak ada tempat latihan khusus sehingga dengan rela hata melakukan latihan dengan cara berpindah-pindah tempat.

"Kami, tidak ada tempat latihan atau sasana (tempat latihan) khusus. Kami biasa di perumahan Pemda, biasa di SMP 4, biasa di anjungan atau di Tribun lapangan merdeka. Dan kalau malam kami di lapangan tennis kantor dinas Pendidikan," urai Arif menceritakan perjuangan bersama atlet binaanya.

Lebih jauh dijelaskan, program latihan dilakukan, yakni empat kali sehari.

"Kita keras itu. Mulai dari setelah salat subuh sampai jam 8 pagi," ucapnya

"Kemudian, jam 12 hingga jam 2. Lanjut lagi jam 4 sampai setengah 6. Dan terakhi habis isya sampai jam 9 malam," paparnya menjelaskan.

 

Penulis adalah pecinta olahraga di Kabupaten Pasangkayu : Egi Sugianto

Usai Berjaya di Porprov, Atlet Tinju Pasangkayu Silaturahmi ke Kantor IJP


PASANGKAYU - Cabang Olahraga (Cabor) Tinju berhasil meraih prestasi gemilang di ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) ke-IV Sulbar 2022.

Empat medali emas,  empat perak dan dua perunggu menjadikan nama Persatuan Tinju Nasional (Pertina) Kabupaten Pasangkayu dikenal.

Atlet, pelatih dan official mendatangi kantor Ikatan Jurnalis Pasangkayu (IJP) di Jalan Sultan Hasanuddin Kelurahan Pasangkayu, Rabu sore (28/12/2022).

Tujuan kedatangan atlet ini, sekadar silaturahmi ke teman-teman jurnalis Pasangkayu sekali menyampaikan prestasi terbaru setelah pulang dari arena Porprov.

Datang ke kantor IJP, atlet tinju yang menggenakan seragam kontingen Pasangkayu langsung memberikan keterangan resmi terkait prestasinya.

Atas prestasi itu, petinju Pasangkayu patut diapresiasi.

Bagaimana tidak, atlet tinju menyelamatkan wajah Pasangkayu dari dasar klasemen perolehan medali gelaran multi event tersebut.




Secara keseluruhan kontingen Pasangkayu Peraih total 59 medali.

Rinciannya, 11 emas, 18 Perak dan 30 Perunggu.

Prestasi ini, sekaligus mengantarkan nama Pasangkayu naik satu level klasemen. Pasalnya, sepanjang gelaran Porprov di tanah Sulbar Pasangkayu selalu diurutan terakhir.


Penulis : Egi Sugianto


15 December 2022

Bantuan KASAD TNI AD, Dandim Rehab Rumah Ibu Paruh Baya di Pasangkayu


PASANGKAYU
– Belum lama menjabat sebagai Dandim 1427/Pasangkayu, Letkol Inf Rachmat Yunus SSos, mulai turun ke masyarakat, Kamis pagi (15/12/2022).

Ia datang ke rumah warga bernama Hasniani  (80) terletak di Dusun Tanjung Babia,  Kecamatan Pasangkyu.

Selain menjalin silaturahmi, Letkol Inf Rachmat Yunus, yang menggantikan posisi Letkol Inf.Novyaldi SE di Makodim 1427 Pasangkayu ini, juga melakukan kunjungan kerja dalam pengecekan pekerjaan Rehab Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) program bantuan dari KASAD Jendral TNI Dudung Abdurachman.

Pertemuan antara Rachmat Yunus dan ibu Hasniani ini, sempat diwarnai isak tangis.

Bagaimana tidak?. Ibu Hasniani, sempat tak menyangka jika ia adalah salah satu warga penerimaan bantuan RTLH dari Makodim 1427 Pasangkayu tahun ini.

Letkol Inf Rachmat Yunus, menyebut pekerjaan RTLH yang dilaksanakan anggota TNI di Pasangkayu secara gotong royong sudah berjalan sesuai rencana.

Terkait kedatangan dirinya, tujuannya untuk memberikan motivasi.

“Saya mau mengetahui kesulitan dan kendala dialami personil kami, untuk itu saya datang mengecek langsung pekerjaan. Apakah sudah sesuai spek yang direncanakan,” Letkol Inf Rachmat Yunus sedikit menjelaskan.


Dikatakan dalam pelaksanaan program RTLH ini, sudah ada target dan batas waktu ditetapkan melalui Perintah dari pimpinan satuan atas.

Iapun berharap agar penerima bantuan program ini, bisa merubah kehidupan ibu Hasriani dalam hal mendpat fasilitas rumah yang layakhuni.

“Ibu Hasniani ini, kesehariannya menyambung hidup dengan mendapat bantuan dari anak dan cucunya,” jelasnya.

“Dia mendapat bantuan semoga sedikit meringankan beban keluarga, apa lagi ibu kita ini sudah lanjut usia,” ucapnya menambahkan.

Sebagai Dandim yang terbilang baru di Pasangkayu, Dandim 1427/Pasangkayu, Letkol Inf Rachmat Yunus, mennyatakan kesiapannya untuk terus membantu warga di Pasangkayu melalui program-program KASAD TNI.

“Kami adalah  perpanjangan tangan dari panglima TNI. Untuk kami selalu bersedia melaporkan perkembangan kekinian di masyarakat, terutama di Pasangkayu,” ucapnya.


Penulis : Egi Sugianto  


18 September 2022

Rahmat Diragukan Tampil di Final Three I Cup, Ini Daftar Nama Pemain KKS Bambalamotu



PASANGKAYU – Duel KKS Bambalamotu kontra Pespa di final Three I Cup, akan tersaji di lapangan Merdeka Pasangkayu, Jalan Andi Depu Kelurahan Pasangkayu, Senin (19/9/2022) sore nanti.

Jelang laga tersebut, pelatih KKS Bambalamotu merilis daftar nama-nama pemain yang ikut di bawa ke final.

Streker KKS Bambalamotu, Rahmat masih diragukan tampil, pasca mengalami cedera di babak semifinal menghadapi Langkara FC Ako, Sabtu (1`7/9/2022) lalu.

Pelatih KKS Bambalamotu, Syukur Ahmad, enggan memastikan Rahmat dimainkan di laga ini akibat cedera dialami.

“Insyaallah kami akan turun, tapi belum bisa memastikan pemain inti atau cadangan karena saya tau kondisinya saat ini,” katanya, dikonfirmasi via Whatshap Senin pagi (19/9/2022).

Andai Rahmat, benar-benar tak bisa dimanikan, Coch SyukurAhmad mengaku sudah menyiapkan opsi lain.

“Untuk pemain pengganti Rahmat, Alhamdulillah sudah ada. Bagaiamanpun kami siap tampil di final,” jelasnya.



Menilai tim yang akan dihadapi, yakni Pespa yang akan bertindak sebagai tuan ruamh, dinilai adalah tim yang cukup baik dan tangguh karena dihuni pemain-pemain Liga 3 Indonesia.

Dikatakan, pemain tengah Pespa bisa jadi ancaman seperti Samsuddin dan Rahmat.

Untuk itu, KKS Bambalamotu sudah menyiapkan skema khusus.

“Kita sudah persiapkan masak-masak tim kami, kita berjuang agar bisa memenangkan laga ini,” tuntasnya.

 


Berikut daftar nama-nama pemain KKS Bamabalamotu yang ikut di bawa ke Final Three I Cup menghadapi Pespa Senin sore (19/9/2022).

1. WirsaN (P. Gawang)

2. M.Tesa (P. Gawang)

3. Ilham (Belakang)

4. Abd. Rahman ( Belakang)

5. Zaenal ( Belakang )

6. Zulkifli ( belakang )

7. Ahmad said ( belakang)

8. Jasir ( belakang)

9. Taufik ( belakang )

10. Jayadi (tengah)

11. Asdwad ( tengah)

12. Riskal ( tengah)

13. Rifal ( tengah )

14. Ali Akbar ( tengah )

15. Irfan ( depan )

16. Kimanundin ( depan )

17. Ahmad Hidayat (depan)

18. Rahmat ( depan )

19. Ardilla ( depan )

20. Deril ( p. Gawang )




Final KKS Bambalamotu v Pespa : Panggung Pemain Tengah

Samsuddin


PASANGKAYU – Pertemuan tim KKS Bambalamotu dan Pespa Pasangkayu diprediksi bakal berlangsung sengit.

Final final Turnamen sepak bola antar kampung (tarkam) bertajuk “Three I Cup 2022” akan berlangsung di lapangan Merdeka Pasangkayu, Senin (19/9/2022) pukul 15.00 Wita.

KKS Bambalamotu dan Pespa Pasangkayu, sama-sama memiliki peluang untuk keluar jadi pemenang Senin hari ini.

Pertemuan dua tim beda wilayah kecamatan itu, nampaknya bukan panggung untuk para pemain depan. Laga ini disebut pertarungan untuk pemain-pemain yang mengisi lini tengah.

Jika diperhatikan dengan seksama, KKS Bambalamotu memiliki stok gelandang yang dominan dibandingkan dengan tim Pespa.



Total ada lima gelandang yang bisa jadi opsi untuk pelatih KKS Bambalamotu Syukur Ahmad, jelang final menghadapi tuan rumah Pespa.

Nama Aswad, tentunya menjadi pilihan utama sebagai jenderal lapangan tengah, yang sering diduetkan dengan Ali Akbar.

Kemudian ada M Riskal, yang tampil baik saat mengalahkan Langkara FC Ako di semifinal. Pemain muda asal Desa Kalola Kecamatan Bambalamotu ini, hampir dipastikan akan jadi starter di laga ini.

Selain M Riskal, Ali Akbar dan Aswad, juga ada pemain berbakat lainnya yang siap-siap jadi pembeda. Dia adalah Jayadi dan Rifal.

Sementara kekuatan lini tengah Pespa Three I juga tak kalah luar biasanya.

Sejauh ini, Pespa hanya menurunkan dua gelandang yang sering jadi penentu kemenangan. Dia adalah Samsuddin dan Rahmat.

Dua pemain sekampung asal Tanjung Babia Pasangkayu ini tak perlu diragukan lagi. Perannya, yang sering maju ke depan membantu Saldin dan Boda, terbukti sepanjang babak penyisihan di turnamen ini.

Jelang laga ini, pendukung sepak bola dari Kelurahan Bambalamotu dikabarkan akan membludak di lapangan Merdeka Pasangkayu menyaksikan laga final KKS Bambalamotu menghadapi tuan rumah Pespa.

Sumber : Tribun-Sulbar.com 



14 September 2022

Singkirkan Batuoge FC, KKS Bambalamotu Melaju ke Semifinal Three I Cup 2022

Pasangkayu – Tim KKS Bambalamotu sukses mengamankan satu tempat di semifinal turnamen sepak bola Three I Cup 2022, usai mengalahkan Batuoge FC skor 2-0 di lapangan Merdeka Pasangkayu, Rabu 14 Septmber 2022.

Kemenangan pasukan pelatih Syukur Ahmad di babak perempatfinal ini, adalah kemenangan ke ketia kalinya sejak turnamen tersebut digelar.

Di babak penyisihan KKS Bambalamotu menang skor 2-1 saat melawan Bhayangkara FC. Selanjutnya bermain imbang menghadapi Taba FC skor 1-1.

Kemudian saat menghadapi Multazam di babak penyisihan, KKS Bambalamotu pesta gol 5-1.

Lolos ke semifinal, KKS Bambalamotu tinggal menunggu lawan pemenang laga terakhir babak perempatfinal Ako FC versus Godang FC, yang akan digelar di lapangan yang sama Kamis 10 September 2022.

KKS Bambalamotu, adalah tim kedua melaju ke semifinal, setelah sebelumnya tim Pespa lebih dulu lolos.

Batuoge FC yang kalah di lagah ini, terpaksa harus tersingkir dipemburuan juara.

Babak perempatfinal Three I Cup Pasangkayu, menggunakan system knock out.



Abdul Rahman Pemain Liga 3 Indonesia, Bantu KKS ke Semifinal Three I Cup 2002

Abdul Rahman

Pasangkayu –  KKS Bambalamotu turun dengan kekuatan penuh saat mengalahkan Batuoge FC di perempatfinal Three I Cup, Rabu 14 September 2022.

Bertandingn di lapangan Merdeka Pasangkayu, KKS Bambalamotu menyingkirkan Batuoge FC dengan skor 2-0.

Dua gol tersebut, dicetak oleh Irfan, dan Ardillah dari titik putih.

Dibalik dari kemenangan KKS Bambalamotu, ada perubahan menarik untuk kita simak terkait kekuatan tim asal Bambalamotu itu.

Kali ini, kita tidak membahas aksi individu Ali Akbar dan Azwad di lini tengah, atau duet Rahmat dan Ardillah di depan.


Satu pemain baru KKS Bambalamotu, yakni Maman atau Abdul Rahman jadi pembeda di laga ini.

Pemain dengan nomor punggung 4 itu, ikut membantu timnya terhindar dari kebobolan.

Aksi pemain yang dijuluki “Si Keladak” atau si anak terakhir keluarga Abd Rasyid dan Sapar dari Desa Kalola Kecamatan Bambalamotu ini, beberapa kali terlibat benturan dengan penyerang Batuoge FC.

Meski ditarik keluar di menit-menit akhir, Maman layak mendapat pujian karena sukses menjalankan tugasnya dibarisan belakang.

Maman adalah pemain Liga 3 Indonesia yang sempat membela PS Sarudu di Liga 3 Zona Sulbar.

Maman sempat absen di tiga laga sebelumnya bersama KKS Bambalamotu, karena ikut tarkam di Kalimantan Timur bersama klub Mesa Kanne di sana.




Prestasi Fayyadh Al Furqon Atlet Billiar dari Pasangkayu Juara 2 di Polman

Pasangkayu - Nama lengkapnya, Fayyadh Al Furqon. Dia lebih akrab disapa Fayyadh oleh rekan-rekannya.

Sepintas orang-orang tidak tahu, siapa Fayyadh ini. Namun seiring berjalannya waktu, anak pertama dari pasangan Jamal dan Putri itu, bisa saja menjadi orang terkenal dan dihargai karena prestasinya.

Fayyadh adalah atlet billiar masa depan Kabupaten Pasangkayu, yang mulai menunjukkan kemampuannya di cabang olahraga (cabor) billiar.

Prestasinya memang belum seberapa, tapi setidaknya Fayyadh sudah melakukan sesuatu yang bisa membanggakan keluarga terutama kedua orang tuanya.

Baru-baru ini, Fayyadh keluar sebagai juara 2 di Open Turnamen Billiar diselenggarakan Salili Café Wonomulyo Kabupaten Polman.

Di final Fayyadh dikalahkan oleh pemain senior asal Polman bernama Zul dengan skor 4-5.


Atas prestasi membanggakan itu, pihak keluarga Fayyadh mengaku sudah dihubungi pihak Pengurus Provinsi (Pengprov) Pesatuan Olahraga Billiar Seluruh Indonesia (PONSI) Sulbar, agar Fayyadh ikut tampil di Pekan Olahraga Provinsi (Poprov) Sulbar Mamuju tahun ini.

 “Kemarin itu, Fayyadh sempat ikut turnamen Billiar di Polman, kita kaget dia juara dua,” ucap ayah Fayyadh, yakni Jamal, ditemui saat ikut penonton pertandingan bola di Lapangan Merdeka Pasangkayu, Jumat (9/9/2022).

Dikatakan Open Turnamen Billiar Salili Café Wonomulyo dilaksanakan sekitar Juni 2022 lalu.

Pesertanya sebanyak 45 orang, diikuti pemain billiar se se Kabupaten Polman dan ada pemain asal Pare-pare Sulsel.

Saat diwawancarai didampingi Ayahnya, Fayyadh, menyebut bahwa dalam turnamen itu, ia sempat menyapu bersih kemenangan di babak penyisihan.

 “Waktu saya main, kira-kira sekitar lima kali saya menang terus dan masuk di final. Saya kalah di final,” ucap Fayyadh, malu-malu.

Fayyadh, mengaku kenal olahraga billiar baru dua tahun belakangan ini, atau tepatnya 2020 lalu saat corona terjadi seluruh daerah di Indonesia.

"Saya kenal Billiar karena ikut-ikut main di tempat meja billiar keluarga saya di Polman," ucapnya.

Selepas juara di Cafe Salili Wonomulyo Polman, Fayyadh pernah ikut di Open Turnamen Mateng Cup, namun gagal meraih juara.

"Saya sempat ikut ke Mateng Cup tapi tidak juara," pungkasnya.

Diusianya yang masih muda yakni 11 tahun, Fayyadh mampu menginspirasi banyak anak-anak di Pasangkayu.


Melihat prestasi yang ditunjukkan atlet yang masih duduk di bangku sekolah dasar ini, tetunya menjadi sebuah harapan besar agar dapat mengharumkan nama daerah di event-event resmi.

Sebaliknya pemerintah daerah juga harus melirik atlet potensial ini, agar tidak kehilangan arah pembinaan di masa-masa mendatang.

 

Sumber : Tribun-Sulbar.com