13 February 2017

Jelang Pilgub Sulbar, LPM Matra Gelar Aksi Damai

Rapat persiapan aksi damai, yang dipimpin lngsung oleh Wakil Ketua LPM Matra Palu Sulteng, Akbar, di Palu Sulteng, Senin malam.
PASANGKAYU – Sehari menjelang pelaksanaan Pemilihan Gubernur Provinsi Sulawesi Barat, mahasiswa akan turun di jalan menggelar aksi damai di Kota Pasangkayu, Kabupaten Mamuju Utara, Selasa (14/02/2017).
Diketahui aksi ini, dimotori oleh gabungan Lembaga Pelajar Mahasiswa (LPM) Matra Palu-Sulteng, bersama mahasiswa asal Mamuju Utara yang kuliah dibeberapa perguruan tinggi di Kota Makassar Sulsel.
Belum diketahui berapa banyak estimasi jumlah mahasiswa yang akan melakukan demo itu, namun jelas aksi ini dipastikan digelar di Kota Pasangkayu. Hal ini dibenaarkan oleh Ketua Umum LPM Matra Palu Sulteng, Tasrun, terkait rencana aksi damai jelang Pilgub Sulbar. “Iya benar, teman-teman mahasiswa akan menggelar aksi damai Selasa besok,” jelasnya, kepada Berita Matra, tersambung melalui via telepon.
Dikatakan bahwa dalam Negara Demokrasi, Pilkada merupakan sarana bagi masyarakat daerah tingkat II untuk memilih Gubernur dan Wakil Gubernur yang akan menahkodai masyarakat Sulbar untuk lima tahun kedepan.
Olehnya kata, Tasrun mahasiswa perlu mengawal dengan baik pelaksanaan Pilgub kali ini, agar terlaksana dengan baik. “Apalagi semakin dekat tanggal pelaksanaan Pilkada situasi semakin memanas. Situasi yang tidak mencerminkan kepentingan umum, kejujuran dan kehormatan demokrasi yang seharusnya santun, jujur dan bijaksana,” ucapnya.
Disampaikan dalam aksi damai ini, mahasiswa akan menggelar mimbar bebas di alun-alun Budaran Smart Mamuju Utara. Semantara peserta aksi dari kalangan mahasiswa, khususnya yang kuliah di Palu, sebagai sudah berada di Kota Pasangkayu.
Dijelaskan dalam aksi kali ini, LPM Matra Palu Sulteng, menyerukan agar semua masyarakat mulai dari Kecamatan Sarjo sampai Kecamatan Dapurang, agar berperan secara aktif menyuksekan Pilkada Sulbar Periode 2017-2022.
Selanjutnya LPM Matra Palu Sulteng, juga mendesak KPU dan Panwaslu agar lebih transparan dalam melaksanakan Pilkada. “Kepada pihak Kepolisian kami harap bisa mengamankan pelaksanaan Pilkada untuk mencegah hal-hal yang merugikan masyarakat,” tegasnya.
Kemudian secara jelas, agar masyarakat diharapkan bisa menghindari Money Politik agar tercipta Pilkada jujur dan adil. Terpenting agar masyarakat menerima hasil Pilkada sebagai kemenangan bersama.

“Kami himbau tetap menjaga persatuan dan persaudaraan agar terbina suasana aman, damai dan tentram untuk Sulbar yang kita cintai,” demikian Kata Tasrun. (sudirman/bm/sdr)