10 October 2018

Dihari Terakhir Tanggap Darurat, PPNI Pasangkayu Salurkan Bantuan ke Palu


PASANGKAYU - DPD Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kabupaten Pasangkayu, mengirim 11 orang personil untuk membantu para korban gempa dan Tsunami Palu, Donggala dan Sigi, Kamis (11/10/2018).



Pengiriman tim perawat ini dilakukan bertepatan dihari terakhir masa tanggap darurat untuk evakuasi korban gempa dan tsunami Palu-Donggala, Sulawesi Tengah, yang ditetapkan oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
Perawat Pasangkayu dengan sprit bertitel “Merawat Luka, Meraju asa” ini telah mendonasikan uang tunai sebesar Rp 5.647.000. Selain itu para perawat ini juga mengirim beberapa paket dengan rincian 185 paket sembako (Beras, telur, minyak goreng,mie instan,gula), 62 paket Personal hygiene kit (sabun, pasta gigi, sampo, sikat gigi), 51 Paket bayi (susu formula 0-3 tahun, popok, minyak telon) dan air mineral serta 10 karung beras.
Menurut koordinator tim Suardi, AMK peduli gempa ini PPNI Pasangkayu telah membuka donasi untuk korban gempa dan tsunami di Palu-Donggala-Sigi untuk disalurkan langsung ke korban di tempat pengungsian.
“Kami buka sejak sejak 5 Oktober dan hari ini adalah gelombang pertama kami mulai menyalurkan ke Palu,” katanya
Dikatakan bahwa apa yang dilakukan PPNI Pasangkayu adalah murni aksi sosial agar para korban mendapatkan bantuan lebih cepat dan merata.
“Kami berharap agar saudara-saudara kita yang terkena dampak bebannya dapat berkurang dengan adanya bantuan dari kami perawat dan masyarakat umum yang telah berpartisipasi,” harapnya.

Penulis Egi Sugianto


No comments: